Langsung ke konten utama

Postingan

ZONA AKTIF KREATIF

APLIKASI PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN PJOK - SMP FASE D

APLIKASI PJOK KELAS VII FASE D APLIKASI PJOK KELAS VIII FASE D APLIKASI PJOK KELAS IX FASE D Jangan Lupa untuk Membaca Teori Ilmiah Pedagogi! Analisis Cacat Instrumen Penilaian dan Disparitas Belajar dalam Penentuan Prestasi Akademik Harmoni Resonansi: Integrasi Neuro-Kardiologi antara Logika Kortikal dan Vibrasi Elektromagnetik Jantung Malpraktik Pedagogi: Menggugat Metodologi "Turnamen" dan Cacat Epistemologis dalam Pendidikan Nasional Hacking Epistemologi: Membedah Ekstraksi Pengetahuan Universitas Dunia di Tanah Air Dekonstruksi Peringkat Kelas: Mengapa Teori Turnamen Bacon & Bean Gagal dalam Paradigma Taksonomi Bloom
Postingan terbaru

Dekonstruksi Peringkat Kelas: Mengapa Teori Turnamen Bacon & Bean Gagal dalam Paradigma Taksonomi Bloom

Dekonstruksi Peringkat Kelas: Mengapa Teori Turnamen Bacon & Bean Adalah Cacat Logika dalam Pendidikan Oleh: Erlan Semarsat, S.Pd. |Peneliti Independen Bekerja di Sekolah Formal Negeri (SMP Negeri 1 Kulisusu Utara, Kab. Buton Utara, Sulawesi Tenggara) - Ahli Pertama Guru Mapel ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melakukan dekonstruksi terhadap praktik perankingan siswa di sekolah formal. Dengan menggunakan pisau analisis "Teori Turnamen Bacon & Bean"—sebuah istilah yang merujuk pada penggabungan empirisme kaku dan sistem eliminasi—penulis berargumen bahwa peringkat kelas adalah produk dari cacat logika commensurability . Hasil kajian menunjukkan bahwa akumulasi skor mentah mengabaikan disparitas level kognitif dan justru menciptakan hambatan psikologis bagi perkembangan potensi otentik siswa. 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sistem pendidikan nasional telah lama mengadopsi tradisi perankingan sebagai indikator tunggal prestasi. Namu...

Hacking Epistemologi: Membedah Ekstraksi Pengetahuan Universitas Dunia di Tanah Air

Hacking Epistemologi: Membedah Ekstraksi Pengetahuan dan Hegemoni Akademik di Indonesia Oleh: Erlan Semarsat, S.Pd. |Peneliti Independen Bekerja di Sekolah Formal Negeri (SMP Negeri 1 Kulisusu Utara, Kab. Buton Utara, Sulawesi Tenggara) - Ahli Pertama Guru Mapel ABSTRAK Artikel ini menganalisis fenomena "Ekstraksi Epistemologis", di mana data mentah sosiokultural Indonesia dikelola oleh institusi akademik global menjadi komoditas pengetahuan bernilai tinggi. Dengan studi kasus penelitian David Mead terhadap bahasa Kulisusu di Buton Utara, penulis berargumen bahwa kegagalan domestik dalam memandang bahasa lokal sebagai "teknologi kognitif" menyebabkan ketergantungan pada validasi Barat. Artikel ini menawarkan solusi berupa dekolonisasi metodologi dan kemandirian interpretasi data. 1. PENDAHULUAN: METAFORA ENERGI DAN LOGIKA SINYAL Dalam paradigma digital, pengiriman data lintas benua terjadi melalui gelombang yang tak terlihat namun dapat...

Malpraktik Pedagogi: Menggugat Metodologi "Turnamen" dan Cacat Epistemologis dalam Pendidikan Nasional

Malpraktik Pedagogi: Menggugat Metodologi "Turnamen" dan Cacat Epistemologis dalam Pendidikan Nasional Oleh: Erlan Semarsat, S.Pd. |Peneliti Independen Bekerja di Sekolah Formal Negeri (SMP Negeri 1 Kulisusu Utara, Kab. Buton Utara, Sulawesi Tenggara) - Ahli Pertama Guru Mapel ABSTRAK Artikel ini mengkritisi evolusi kurikulum nasional yang terjebak dalam paradigma "Bacon & Bean"—sebuah pendekatan kompetitif yang mengubah institusi pendidikan menjadi arena eliminasi. Dengan membedah cacat teoretis pada instrumen penilaian yang didominasi Lower Order Thinking Skills (LOTS) dan dampaknya terhadap Prefrontal Cortex siswa, kajian ini menyimpulkan bahwa sistem perankingan adalah bentuk kekerasan simbolik yang mencederai identitas diri dan potensi neuroplastisitas anak bangsa. 1. PENDAHULUAN Evolusi kurikulum di Indonesia, mulai dari era pasca-kemerdekaan hingga Kurikulum 2013 (K13), menyisakan anomali besar yang jarang terjamah kritik publik. D...

Harmoni Resonansi: Antara Logika Otak dan Getaran Jantung

Harmoni Resonansi: Integrasi Neuro-Kardiologi antara Logika Kortikal dan Vibrasi Elektromagnetik Jantung Oleh: Erlan Semarsat, S.Pd. |Peneliti Independen Bekerja di Sekolah Formal Negeri (SMP Negeri 1 Kulisusu Utara, Kab. Buton Utara, Sulawesi Tenggara) - Ahli Pertama Guru Mapel ABSTRAK Artikel ini mengeksplorasi hubungan dialektis antara pemrosesan informasi di otak ( Frontal Cortex ) dan respon intuitif jantung. Melalui tinjauan biologis saraf vagus dan medan elektromagnetik jantung, kajian ini berargumen bahwa penilaian manusia bukan hanya hasil kalkulasi data yang dingin, melainkan sebuah simfoni resonansi. Studi ini menggarisbawahi bahwa sementara otak berfungsi sebagai navigasi material, jantung berperan sebagai kompas kebenaran internal (intuisi). 1. PENDAHULUAN Dalam interaksi sosial dan pedagogis, penilaian manusia sering kali melampaui batas-batas data empiris. Fenomena ini bukan sekadar proses kognitif murni, melainkan sebuah interaksi energi yang diseb...

Analisis Cacat Instrumen Penilaian dan Disparitas Belajar dalam Penentuan Prestasi Akademik

Analisis Cacat Instrumen Penilaian dan Disparitas Belajar dalam Penentuan Prestasi Akademik Studi Komparatif: Akumulasi Skor Mentah vs. Validitas Taksonomi Bloom dan Diferensiasi Tomlinson Oleh: Erlan Semarsat, S.Pd. Bekerja di Sekolah Formal Negeri (SMP Negeri 1 Kulisusu Utara, Kab. Buton Utara, Sulawesi Tenggara) - Ahli Pertama Guru Mapel ABSTRAK Penelitian ini menganalisis kegagalan sistemik dalam penentuan prestasi akademik di sekolah formal yang berbasis pada akumulasi skor mentah. Dengan menggunakan tinjauan teoretis Taksonomi Bloom dan Pembelajaran Berdiferensiasi Tomlinson, studi ini mengungkap adanya Construct Irrelevant Variance dan kesalahan commensurability dalam perankingan siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa akumulasi nilai aritmatika tanpa pembobotan level kognitif menghasilkan data yang bias dan tidak valid secara psikometri. 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dunia pendidikan formal sering kali terjebak dalam simplifikasi pencapaian kogniti...